SIDOARJO – Tangis haru menyelimuti Studio 4 Ciplaz XXI Sidoarjo saat gala premiere film “Titip Bunda di Surgamu” pada Senin (23/02). Film yang menghadirkan akting kuat dari Meriam Bellina ini dijadwalkan tayang serentak mulai 26 Februari mendatang. Sejak adegan demi adegan bergulir, suasana studio dipenuhi emosi mendalam tentang keresahan seorang ibu yang kerap tak dipahami oleh anak-anaknya.
Antusiasme penonton warga Sidoarjo begitu terasa. Aini, seorang karyawan swasta, mengaku awalnya terhibur dengan sisi polos karakter Azzam. Namun atmosfer berubah drastis ketika konflik sang Bunda mencapai titik emosional.
“Gila sih, awalnya aku ketawa lihat tingkah Azzam yang naif, tapi pas Bunda mulai terpukul, satu bioskop langsung hening. Akting Meriam Bellina nggak perlu diragukan lagi, bener-bener bikin nyesek!,” ujar Aini.
Sementara itu, Adi, melihat film ini dari sudut pandang yang lebih reflektif. Ia merasa karakter Adam sebagai anak tengah sangat merepresentasikan tekanan yang kerap tidak terlihat dalam dinamika keluarga.
“Sebagai anak tengah, aku cocok banget sama tekanan yang dirasakan oleh Adam. Film ini bukan cuma soal pencurian, tapi soal gimana kita sering menganggap remeh kasih sayang ibu sampai akhirnya kita hampir kehilangan itu.” Terang Adi.
Kehadiran para pemeran utama seperti Acha Septriasa, Kevin Julio, dan Meriam Bellina semakin menambah kehangatan acara dan menciptakan kedekatan emosional antara tim produksi dan warga Sidoarjo.
Bagi Santi, seorang ibu rumah tangga, kekuatan film ini terletak pada kejutan ceritanya yang tidak mudah ditebak.
“Siapkan tisu yang banyak! Plot twist di akhir film bener-bener nggak terduga. Rahasia besar Bunda itu sukses mengubah cara pandang aku soal pengorbanan orang tua. Wajib tonton bareng saudara!.” Tegas Santi.
Hal senada diungkapkan Wulan mahasiswa, yang menyoroti kekompakan para pemain muda dalam membangun dinamika keluarga di layar lebar.
“Acha Septriasa chemistry-nya dapet banget sama Kevin dan Abun. Dinamika kakak-beradiknya dapet banget, berantemnya dapet, sedihnya dapet. Film yang bikin kita pengen langsung pulang dan meluk Ibu.” Ungkap Wulan.
Selain para nama tersebut, film ini turut diperkuat penampilan Ikang Fawzi, Abun Sungkar, Asri Welas, Natalie Zenn, Arfan Afif, serta Chiki Fawzi yang semakin memperkaya emosi dalam alur cerita.
Sebelum tiba di Sidoarjo, film di produseri oleh Dono Indarto serta penulis skenario Zora Vidyanata, rangkaian promosi film ini telah menyambangi sejumlah kota di Pulau Jawa seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, dan Malang. Sambutan hangat yang konsisten di tiap kota memperlihatkan bahwa “Titip Bunda di Surgamu” bukan sekadar drama keluarga biasa, melainkan karya reflektif yang relevan ditonton menjelang Ramadan sebagai pengingat untuk kembali merangkul orang tua dengan penuh kasih.










