SIDOARJO – SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo, terus melakukan berbagai macam cara untuk melatih siswa-siswanya untuk memiliki keberanian, dengan mengadakan pentas seni bersama, seperti yang dilakukan pada beberapa waktu lalu, yang bertajuk “Pagelaran Seni Budaya SD Pembangunan Jaya 2″. Sabtu (22/02/2025).
Acara yang dipertontonkan di depan orang tua ini bertujuan untuk mengaplikasikan apa yang sudah di dapat murid, selama mengikuti klub oleh komite SD Pembangunan Jaya 2, yang mengkolaborasikan Klub Biola, Klub Paduan Suara, klub Tari, Klub Wushu, Klub Fotografi, Klub Desain Animasi, Klub Art and Coloring Serta Band dari sekolah.
“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengapresiasi anak-anak, yang sudah berlatih selama di Klub SD PJ Sidoarjo dan juga sebagai wadah penyaluran bakat dan kreasi anak-anak,” ujar Erisa, ketua panitia penyelenggara Pagelaran Seni dan Budaya.
Kolaborasi antar klub yang menampilkan kesenian yang indah, perpaduan tari Nusantara yang menggabungkan berbagai tarian dari daerah Aceh, Jakarta, Kalimantan, Riau, Sulawesi, Ponorogo, Papua dan Bali.
Ada pula tampilan anak-anak dari klub paduan suara, yang menyanyikan lagu Bunda dari Melly Goeslaw dan Bus sekolah dari Sherina. Untuk kolaborasi, klub paduan suara, klub tari dan klub biola, memainkan lagu Kembali Ke Sekolah, Jagoan dan A Million Dreams.

“Acara Pagelaran Seni Budaya yang diselenggarakan oleh Komite SD Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo menjadi momen yang menarik dan patut diapresiasi, karena acara ini memberikan wadah bagi para murid-murid untuk menampilan bakat dan kreativitas mereka dalam bidang seni, ketangkasan dan juga keterampilan,” ucap Ririn Indriyanti, kepala sekolah SD Pembangunan jaya 2 Sidoarjo.
Ririn menambahkan “Acara pagelaran seni ini juga memberikan kesempatan bagi murid untuk berkembang dalam hal mencari, dan mencoba berbagai bakat, minat dalam dirinya, dan menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama tim, berani tampil, serta bakat entertainer.” tutupnya.
Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan sekolah, terhadap kegiatan klub, yang diadakan oleh komite yang bersinergi dengan leader kesiswaan and leader sarpras, melalui program sekolah di bidang non akademik, serta sarana prasarana, misalnya program klub yang bersinergi dengan ekskul sekolah, Inspring Student to Students, Student Corner, dan sebagainya.
“Kostum ini sudah aku siapkan jauh-jauh hari, sebelum acara ini di mulai. Aku juga sudah berlatih mentir hampir setiap hari dirumah biar lancar waktu pementasanya.” ujar Salma (8), yang mengaku senang bsa menari bersama sahabatnya dan dilihat banyak orang. (tm)











